Info: Kegiatan Gabungan Plasma, Mef, KIR di Seplawan Kali Gesing 23-24 Juni 2010... Latihan rutin PLASMA tiap hari sabtu jam 14.00-16.00

Kegiatan Gabungan

Suatu gebrakan baru lagi di SMA N 3 Purworejo. “Kegiatan Gabungan Ekstrakurikuler” Syang beranggotakan PLASMA, KIR, dan MEF baru saja dirintis. Kegiatan baru ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan akan kurangnya rasa kekeluargaan, persaudaraan dan komunikasi di antara anggota ekstrakurikuler SMA N 3 Purworejo. 

Tujuan diadakan kegiatan gabungan ini adalah untuk meningkatkan rasa kekeluargaan, persaudaraan dan komunikasi di antara anggota ekstrakurikuler pada khususnya dan seluruh keluarga besar SMA N 3 Purworejo. Sabtu, 3 Oktober 2009, anggota dari “Kegiatan Gabungan Ekstrakurikuler” mengadakan kegiatan yang bertemakan “Dengan Halal Bihalal Kita Tingkatkan Rasa Kekeluargaan, Persaudaraan dan Solidaritas Keluarga Besar SMA N 3 Purworejo” Sebagai ajang silaturahmi bersama dan mempererat rasa kekeluargaan.

Dihadiri oleh 54 peserta gabungan. Sambutan dari pihak sekolah dan panitia begitu menunjukkan antusiasnya dalam mengawali acara yang bertempat di Laboratorium SMA N 3 Purworejo. Terdapat juga uraian hikmah dari Bapak Drs. Rochani yang diantaranya berisi empat hal yang menyebabkan doa seseorang tidak terkabul. Pertama, orang yang durhaka kepada kedua orang tua. Kedua, tidak mau bergaul dengan baik kepada sesama. Ketiga, memutuskan tali silaturahmi. Terakhir, pemabuk. 

THR Ada satu hal yang menarik dalam acara ini. Layaknya kegiatan besar yang dihadiri publik, kegiatan inipun terdapat sesi makan bersama. Tak tanggung-tanggung, turahan hari raya atau sering disebut THR jadi menu utamanya, berhubung pada hari itu masih dalam hari ke 12 lebaran. Yang di hari sebelumnya, diadakan pengumpulan makanan bersama. 

Temu Alumni Acara ini tak luput mendapat dukungan dan partisipasi dari alumni SMA N 3 sendiri. Seperti mas Kumala, Pak Eko Mulyanto, Mas Giri dan Mas Endi. Salah seorang dari alumni menuturkan bahwa kerjasama antar organisasi sangat diperlukan agar antar organisasi terjalin simbiosis mutualisme, saling melengkapi dan saling berbagi ilmu dari bidang masingmasing. PLASMA sebagai organisasi “lapangan”, KIR dengan kepenulisannya dan MEF sebagai publikasinya. Tentunya dengan satu tekad untuk memajukan SMA N 3 Purworejo.

Sumber : Mef Smanti (www.mefsmanti.co.cc)
Continue Reading...

Anggota Wanadri Tewas Disambar Petir


Bandung - Anggota Wanadri Senior Effendi Soen mengatakan, setelah menerima kabar dua anggota Wanadri tewas di Gunung Wayang, Sabtu (6/3/2010), sekitar 70 orang tim Bandung dikerahkan untuk mengevakuasi korban tersebut. "Setelah kita tahu kabar ada yang terkena petir, kita langsung berangkat ke lokasi kejadian. Ada 70 orang dikerahkan untuk evakuasi," ujar Effendi saat ditemui di Kamar Jenazah RS Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, Minggu (7/3/2010).



Effendi menuturkan, untuk mencapai lokasi yang dituju di Gunung Wayang memakan waktu sekitar dua jam. "Naik dua jam, turun 2 jam. Tim tiba di lokasi Minggu pukul 00.00 WIB, lalu korban dibawa ke RSHS pukul 05.00 WIB pagi tadi," terang Effendi. Effendi mengaku sempat kesulitan untuk tiba di lokasi karena medannya cukup terjal. "Tapi karena banyak bantuan dari tim, akhirnya korban dapat di evakuasi," ujarnya. Dari penuturan Effendi, tercatat 16 orang yang ikut dalam latihan anggota muda Wanadri tersebut. Mereka dibagi menjadi empat regu. Keenambelas orang tersebut di antaranya terdapat juga anggota Wanadri senior.

http://bandung.detik.com/read/2010/03/07/121345/1312999/486/70-orang-anggota-dikerahkan-untuk-evakuasi

Anggota Wanadri Tewas Disambar Petir
Kedua Jenazah Diberangkatkan ke Daerah Asalnya
Baban Gandapurnama - detikBandung



Bandung - Kedua Jenazah anggota Wanadri (Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung) yang tewas disambar petir saat sedang melakukan latihan anggota muda Wanadri di Gunung Wayang Kabupaten Bandung, Sabtu (6/3/2010), diberangkatkan dengan menggunakan ambulans ke daerah asalnya masing-masing. Sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah Aryadi Fallah (19) diberangkatkan ke Ciamis, sementara Deni Prasetya (20) ke Kuningan. Sebelum diberangkatkan, anggota Wanadri memberikan penghormatan terakhir untuk kedua rekannya.



"Kedua jenazah sudah diberangkatkan menggunakan ambulans. Tapi bukan ambulans dari RSHS," ujar jelas salah satu anggota Wanadri senior, Effendi Soen saat ditemui di Kamar Jenazah RS Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, Minggu (7/3/2010). Pantauan detikbandung, rekan-rekan Wanadri lainnya yang datang untuk melayat pun ikut mengantarkan kedua jenazah. Sementara itu keenam anggota Wanadri lainnya masih dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS.

http://bandung.detik.com/read/2010/03/07/112220/1312985/486/kedua-jenazah-diberangkatkan-ke-daerah-asalnya
Continue Reading...

ASIA CLIMBING CHAMPIONSHIP 2010 AKAN MENAMBAH 4 NOMOR BARU


Olahraga panjat tebing yang selama ini dikenal hanya mempertandingkan nomor lead, speed dan boulder, pada tahun 2010 ini Asia Council for Sport Climbing (ACSC) akan menambah bebeberapa nomor dalam kejuaraan Asian Panjat Tebing (Asian Championship). Ke empat nomor tersebut adalah Acro-climb atau panjat akrobat, lead jalur pendek, boulder beregu, dan speed jalur pendek. Penambahan nomor kompetisi tersebut berdasarkan pertemuan federasi panjat tebing di negara-negara Asia pada bulan Agustus 2009 lalu di Chung Cheon, Korea.

Penambahan 4 nomor kompetisi pada Kejuaraan Asian Panjat Tebing tersebut diharapkan akan menambah semarak dan mempopulerkan olahraga panjat tebing di kawasan asia. Dengan adanya penambahan nomor-nomor baru yang menonjolkan seni dan entertaiment atau pertunjukaan ini diharapkan panjat tebing semakin digemari dan disukai oleh berbagai lapisan masyarakat juga akan menambah minat masyarakat dunia untuk menyukai olahraga yang menguras adrenalin ini.

Kejuaraan ini akan mulai dipertandingkan pada Asian Championship tahun 2010 di Chiangsi China, semoga Indonesia segera mendapatkan bagaimana gerakan untuk untuk acro climb. Sedangkan untuk lead jalur pendek hampir sama dengan boulder tetapi jalurnya lebih pendek dan biasanya pemanjat di adu pemenangnya siapa yang lebih dahulu menyelesaikan jalur pemanjatan. Sedangkan untuk speed jalur pendek setinggi 10 meter sudah dipertandingkan pada world climbing championship di Qinghai China tahun 2009 lalu.

Untuk acro climb atau panjat akrobatik beberapa tahun yang lalu pemanjat dari Eka Citra, Universitas Negeri Jakarta telah mendemostrasikan pemanjatan akrobat ini di wall dengan kombinasi gerakan balet dalam memanjat dan melayang, meliuk-liukan tubuh dan kaki tangan seperti halnya sky dance serta dikombinasikan dengan gerakan asli panjat tebing.

Semoga tantangan bagi seniman panjat tebing Indonesia. Nah bila anda pernah melihat lomba renang indah seperti itulah acro climbing nantinya. Dengan kostum yang indah, dandanan yang rapi dan wajah yang cantik dan tampan akan menghiasi setiap lomba acro climbing.

Sumber: fptijateng.multiply.com
Continue Reading...
 

Anggota

Fans Box

PLASMA03 on Facebook

Pecinta Alam SMA N 3 Purworejo Jln. Yogyakarta KM 08, Purwodadi Purworejo, 54173